Jumat, 30 November 2018

SISTEM PERKEMIHAN


SISTEM PERKEMIHAN

  1. Definisi Sistem Perkemihan
Sistem perkemihan adalah sebuah  sistem dimana terjadinya proses  filtrasi  darah, sehingga darah bebas dari zat yang tidak digunakan oleh tubuh dan menyerap kembali zat-zat yang masih dibutuhkan oleh tubuh (Syaifuddin, 2002)
Sistem urinaria adalah suatu sistem menghasilkan  urine dan mengeluarkannya dari tubuh. Sistem ini merupakan salah satu sistem utama untuk mempertahankan homeostatis (Kekonstanan lingkungan internal) (Sloane, 2004 )
  1. Fungsi Sistem Perkemihan
1.      Ginjal mensekresikan  sisa nitrogen,misalnya ureum, asam urat, kreatin, dan amonium.
2.      Mempertahankan volume darah,dengan mengatur jumlah air yang dikeluarkan.
3.      Memonitor komposisi darah dengan pengeluaran elektrolit, sodium (Na) paling banyak selain potasium (K), bikarbonat dan kalsium.
4.      Memonitor pH darah, dengan mengatur pengeluaran ion, misalnya hidrogen.
  1. Susunan Sistem Perkemihan
1.      Ginjal
Berbentuk seperti kacang merah dan berwarna merah tua. Ginjal terletak di rongga abdomen posterior. Pada bagian luar ginjal terdapat korteks yang  berisi nefron, bagian dalam terdapat medulla dan pelvis.
2.      Ureter
Terdiri dari 2 pipa yang masing-masing bersambung dari ginjal ke kandung kemih. Lapisan dinding ureter terdiri dari lapisan luar (jaringan ikat/ fibrosa) dan lapisan tengah (otot polos). Lapisan dinding ureter terjadi gerakan peristaltik tiap 5 menit sekali yang berfungsi mendorong urine melalui ureter.  Ureter sebagian terletak dalam rongga abdomen dan sebagian terletak dalam rongga pelvis.
3.      Vesika Urinaria
Organ muskular berongga yang berfungsi sebagai kontainer penyimpan/menampung urine sementara. Kapasitas maksimal 300-450 ml.Lokasi : pada laki-laki terletak tepat di belakang simphisis pubis dan di depan rektal dan pada perempuan, terletak agak di bawah uterus di depan vagina. Jika penuh mampu mencapai umbilikus di rongga abdominopelvis.
4.      Uretra
Merupakan saluran sempit yang berpangkal pada kandung kemih. Berfungsi menyalurkan air kemih keluar. Dalam anatomi, uretra adalah saluran yang menghubungkan kantung kemih ke lingkungan luar tubuh. Uretra berfungsi sebagai saluran pembuang baik pada sistem kemih atau ekskresi dan sistem seksual. Pada pria, berfungsi juga dalam sistem reproduksi sebagai saluran pengeluaran air mani.
Referensi :
Potter, Patricia A, dan Anne G. Perry.2009. Fundamental keperawatan Edisi 7. Jakarta: Salemba medika
Haryono.2012. Keperawatan Medikal Bedah, Jakarta.
Sloane, Ethel.2004. Anatomi dan Fisiologi, EGC. Jakarta
Sarbini.2004.Anatomi dan fisiologi,EGC.Jakarta







1 komentar:

PERAWATAN PALIATIF

Tugas Kelompok  Blok Keperawatan Paliatif dan Menjelang Ajal Tutorial 6: Erfiana Elsa Ismiranda Namira Salsabila Nurul Mudhma...