SISTEM PERKEMIHAN
- Definisi Sistem Perkemihan
Sistem perkemihan adalah sebuah sistem dimana terjadinya proses filtrasi darah, sehingga
darah bebas dari zat yang tidak digunakan oleh tubuh dan menyerap kembali
zat-zat yang masih dibutuhkan oleh tubuh (Syaifuddin, 2002)
Sistem urinaria adalah suatu sistem menghasilkan
urine dan mengeluarkannya
dari tubuh. Sistem ini merupakan salah satu sistem utama untuk
mempertahankan homeostatis (Kekonstanan lingkungan internal)
(Sloane, 2004 )
- Fungsi Sistem Perkemihan
1.
Ginjal
mensekresikan sisa
nitrogen,misalnya ureum, asam urat, kreatin, dan amonium.
2.
Mempertahankan
volume darah,dengan mengatur jumlah air yang dikeluarkan.
3.
Memonitor
komposisi darah dengan pengeluaran elektrolit, sodium (Na) paling banyak selain
potasium (K), bikarbonat dan kalsium.
4.
Memonitor
pH darah, dengan mengatur pengeluaran ion, misalnya hidrogen.
- Susunan Sistem Perkemihan
1.
Ginjal
Berbentuk seperti kacang merah dan berwarna merah tua.
Ginjal terletak di rongga abdomen posterior. Pada bagian luar ginjal terdapat
korteks yang berisi nefron, bagian dalam
terdapat medulla dan pelvis.
2.
Ureter
Terdiri
dari 2 pipa yang masing-masing bersambung dari ginjal ke kandung kemih. Lapisan
dinding ureter terdiri dari lapisan luar (jaringan ikat/ fibrosa) dan lapisan
tengah (otot polos). Lapisan dinding ureter terjadi gerakan peristaltik tiap 5
menit sekali yang berfungsi mendorong
urine melalui ureter. Ureter sebagian
terletak dalam rongga abdomen dan sebagian terletak dalam rongga pelvis.
3.
Vesika Urinaria
Organ
muskular berongga yang berfungsi sebagai kontainer penyimpan/menampung urine
sementara. Kapasitas maksimal 300-450 ml.Lokasi : pada laki-laki terletak tepat
di belakang simphisis pubis dan
di depan rektal dan pada perempuan, terletak agak di bawah uterus
di depan vagina. Jika penuh mampu mencapai umbilikus di rongga abdominopelvis.
4.
Uretra
Merupakan
saluran sempit yang berpangkal pada kandung kemih. Berfungsi menyalurkan air
kemih keluar. Dalam anatomi,
uretra adalah saluran yang menghubungkan kantung kemih ke lingkungan luar
tubuh. Uretra berfungsi sebagai saluran pembuang baik pada sistem kemih atau
ekskresi dan sistem seksual. Pada pria, berfungsi juga dalam sistem reproduksi
sebagai saluran pengeluaran air
mani.
Referensi
:
Potter,
Patricia A, dan Anne G. Perry.2009. Fundamental keperawatan Edisi 7.
Jakarta: Salemba medika
Haryono.2012. Keperawatan Medikal Bedah, Jakarta.
Sloane, Ethel.2004. Anatomi
dan Fisiologi, EGC. Jakarta
Sarbini.2004.Anatomi dan fisiologi,EGC.Jakarta

hi salsabila
BalasHapus